“IRON MAN” dari Bali

“IRON MAN” DARI BALI

Saat membaca berita tentang Bli Tawan
Saya cukup kaget
Yang beliau kerjakan mirip
Mirip banget dengan penelitian doktoral saya

Bedanya ada pada sumber sinyal.
Milik saya dari aktivitas otot, milik beliau dari aktitifitas syaraf ( klaimnya)

Milik saya fokus pada jari-jari
Milik beliau fokus pada upper limb secara keseluruhan

Empat tahun saya lalui untuk bisa selesai.
Berat dan tidak mudah bahkan sampai “berdarah-darah” (lebay he..he..)
Mendeteksi keinginan manusia itu tidak mudah.
Sinyal dari tubuh manusia itu sangat-sangat dinamis.
Perlu sistem yang robust/kokoh.

Karenanya,
Jika memang BENAR KLAIM yang beliau sampaikan, maka saya katakan
“Saya salut kepada Anda. Anda layak mendapat gelar PhD atau bahkan lebih.
Lanjutkan….”.

———
BWI, 21 Januari 2016
KA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *